Weeyy masyarakaks, di episode kali ini kaks kaks Arie Kriting dan kaks Abdur kedatangan kaks Mukmin, guru honorer yang menjadi finalis SUCI 12 Kompas TV, asal Ternate Maluku Utara. Guru honorer bergaji Rp 300 per bulan ini disebut sebagai musuh editor Kompas TV, karena materinya paking sering disensor dalam tayangan youtube.
***
Kunjungi Social Media Kaks Production:
https://www.instagram.com/kaksproduction/
https://twitter.com/KaksProduction
https://www.tiktok.com/@kaksproduction
Beli Official Merchandise Kaks Production, Merdekaks:
- Shopee: https://shopee.co.id/merchandisekaks
- Tokopedia: https://www.tokopedia.com/merdekaks
- Tiktok Shop: https://vt.tiktok.com/ZSyN53bdC/?page=Mall
For business enquiry, please contact:
Email: kaksdigital@gmail.com
WhatsAps : 082118377282 (Danang)
***
Dalam episode Mari Kemari kali ini, Mukmin SUCI 12 datang membawa cerita yang absurd, hangat, dan penuh keresahan khas Indonesia Timur. Mulai dari perjalanan hidup di Halmahera, masa mondok di Boyolali, sampai akhirnya menemukan dunia stand up comedy di Jogja bersama Ali Akbar dan Mamad Alkatiri. Obrolannya ngalor-ngidul tapi penuh cerita menarik.
Dari stereotipe anak Timur, kisah awal open mic, perjuangan belasan tahun ikut audisi SUCI, sampai pengalaman jadi guru honorer yang akhirnya banyak mewakili keresahan para tenaga pengajar di Indonesia.
Tidak cuma lucu, episode ini juga memperlihatkan sisi lain Mukmin yang santai, reflektif, dan apa adanya. Chemistry tongkrongan dengan Abdur dan geng Mari Kemari bikin podcast ini penuh roasting, cerita nostalgia, dan momen-momen yang relate banget buat anak rantau maupun anak komunitas.
Tonton sampai habis karena banyak cerita yang mungkin belum pernah Mukmin ceritakan sebelumnya. Jangan lupa like, comment, dan share episode ini ke teman-temanmu, terutama yang pernah hidup di dunia komunitas, pesantren, atau sama-sama berjuang dari bawah.
***
Profil Mukmin
Mukmin adalah komika asal Ternate, Maluku Utara, yang dikenal sebagai salah satu finalis SUCI 12. Ia tumbuh di lingkungan keluarga religius dan menghabiskan masa SMA di pesantren Darusy Syahadah, Boyolali, Jawa Tengah. Setelah itu, Mukmin melanjutkan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 2012 dengan jurusan Pendidikan Agama Islam.
Sebelum dikenal luas lewat SUCI 12, Mukmin aktif di komunitas Stand Up Indo Jogja dan telah menjalani perjalanan panjang di dunia stand up comedy selama bertahun-tahun. Ia sempat beberapa kali mengikuti audisi SUCI sebelum akhirnya berhasil lolos dan dikenal lewat materi-materi tentang keresahan sosial, kehidupan guru honorer, dan pengalaman hidup sebagai anak Indonesia Timur.
Selain sebagai komika, Mukmin juga berprofesi sebagai guru honorer SD yang telah dijalani selama kurang lebih delapan tahun. Pengalaman tersebut menjadi salah satu ciri kuat dalam materi stand up-nya karena dianggap dekat dan mewakili banyak keresahan tenaga honorer di Indonesia.
Lewat gaya bercerita yang santai, observatif, dan penuh pengalaman personal, Mukmin menjadi salah satu komika yang mencuri perhatian di SUCI 12 dengan persona sederhana namun kuat di atas panggung.
***
#MamatAlkatiri #ArieKriting #MukminSUCI12 #MariKeMari #KaksProduction
***
Kunjungi Social Media Kaks Production:
https://www.instagram.com/kaksproduction/
https://twitter.com/KaksProduction
https://www.tiktok.com/@kaksproduction
Beli Official Merchandise Kaks Production, Merdekaks:
- Shopee: https://shopee.co.id/merchandisekaks
- Tokopedia: https://www.tokopedia.com/merdekaks
- Tiktok Shop: https://vt.tiktok.com/ZSyN53bdC/?page=Mall
For business enquiry, please contact:
Email: kaksdigital@gmail.com
WhatsAps : 082118377282 (Danang)
***
Dalam episode Mari Kemari kali ini, Mukmin SUCI 12 datang membawa cerita yang absurd, hangat, dan penuh keresahan khas Indonesia Timur. Mulai dari perjalanan hidup di Halmahera, masa mondok di Boyolali, sampai akhirnya menemukan dunia stand up comedy di Jogja bersama Ali Akbar dan Mamad Alkatiri. Obrolannya ngalor-ngidul tapi penuh cerita menarik.
Dari stereotipe anak Timur, kisah awal open mic, perjuangan belasan tahun ikut audisi SUCI, sampai pengalaman jadi guru honorer yang akhirnya banyak mewakili keresahan para tenaga pengajar di Indonesia.
Tidak cuma lucu, episode ini juga memperlihatkan sisi lain Mukmin yang santai, reflektif, dan apa adanya. Chemistry tongkrongan dengan Abdur dan geng Mari Kemari bikin podcast ini penuh roasting, cerita nostalgia, dan momen-momen yang relate banget buat anak rantau maupun anak komunitas.
Tonton sampai habis karena banyak cerita yang mungkin belum pernah Mukmin ceritakan sebelumnya. Jangan lupa like, comment, dan share episode ini ke teman-temanmu, terutama yang pernah hidup di dunia komunitas, pesantren, atau sama-sama berjuang dari bawah.
***
Profil Mukmin
Mukmin adalah komika asal Ternate, Maluku Utara, yang dikenal sebagai salah satu finalis SUCI 12. Ia tumbuh di lingkungan keluarga religius dan menghabiskan masa SMA di pesantren Darusy Syahadah, Boyolali, Jawa Tengah. Setelah itu, Mukmin melanjutkan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 2012 dengan jurusan Pendidikan Agama Islam.
Sebelum dikenal luas lewat SUCI 12, Mukmin aktif di komunitas Stand Up Indo Jogja dan telah menjalani perjalanan panjang di dunia stand up comedy selama bertahun-tahun. Ia sempat beberapa kali mengikuti audisi SUCI sebelum akhirnya berhasil lolos dan dikenal lewat materi-materi tentang keresahan sosial, kehidupan guru honorer, dan pengalaman hidup sebagai anak Indonesia Timur.
Selain sebagai komika, Mukmin juga berprofesi sebagai guru honorer SD yang telah dijalani selama kurang lebih delapan tahun. Pengalaman tersebut menjadi salah satu ciri kuat dalam materi stand up-nya karena dianggap dekat dan mewakili banyak keresahan tenaga honorer di Indonesia.
Lewat gaya bercerita yang santai, observatif, dan penuh pengalaman personal, Mukmin menjadi salah satu komika yang mencuri perhatian di SUCI 12 dengan persona sederhana namun kuat di atas panggung.
***
#MamatAlkatiri #ArieKriting #MukminSUCI12 #MariKeMari #KaksProduction
- Category
- Funny Movies
- Tags
- podcast, mamat, mamat alkatiri

Comments