Dipecat Perusahaan, Kakak Beradik Langsung Hapus Database Negara dalam Hitungan Menit
#CyberSecurity #KriminalitasSiber #DatabaseNegara #KeamananData2026 #HukumSiber
Sebuah insiden pelanggaran keamanan siber yang mengejutkan terjadi pada pertengahan Mei 2026. Dua orang karyawan yang merupakan kakak beradik nekat melakukan aksi sabotase digital dengan menghapus pangkalan data (database) penting milik instansi negara tak lama setelah mereka menerima surat pemutusan hubungan kerja (PHK) dari perusahaan tempat mereka bekerja.
Perusahaan yang mempekerjakan mereka diketahui merupakan mitra penyedia layanan teknologi informasi (IT vendor) yang mengelola infrastruktur digital sensitif milik pemerintah. Merasa sakit hati dan kecewa atas keputusan pemecatan sepihak tersebut, kedua pelaku memanfaatkan hak akses administrator (privilege access) yang belum sempat dicabut oleh tim IT internal perusahaan. Hanya dalam hitungan menit setelah dipecat, mereka melakukan penghapusan massal data-data krusial negara yang ada di dalam server.
Aksi nekat ini langsung berdampak pada lumpuhnya sejumlah layanan publik yang bergantung pada database tersebut. Beruntung, tim forensik digital dan otoritas keamanan siber negara segera turun tangan untuk melakukan mitigasi, mengisolasi jaringan, serta mengupayakan proses pemulihan data (data recovery) melalui salinan cadangan (backup system) yang tersedia.
Kedua pelaku kini telah ditangkap oleh pihak kepolisian dan terancam hukuman penjara yang sangat berat. Kasus ini menjadi alarm keras bagi banyak perusahaan dan instansi pemerintah mengenai pentingnya penerapan prosedur offboarding karyawan yang ketat, termasuk pencabutan akses digital secara instan (revocation of access privileges) sesaat setelah pemecatan diumumkan guna mencegah aksi balas dendam yang merugikan hajat hidup orang banyak.
Meskipun agenda pertemuan bilateral tetap berjalan untuk membahas isu-isu krusial seperti stabilitas ekonomi dan keamanan kawasan, insiden penyambutan ini telanjur menjadi sorotan tajam media internasional. Narasi kekecewaan ini mempertegas bahwa di balik meja perundingan yang tampak rapi, hubungan psikologis dan diplomasi simbolis antara kedua negara adidaya tersebut masih dipenuhi oleh rasa saling tidak percaya yang mendalam.
Lampung Post Update - Channel berita terkini dan breaking news seputar politik Indonesia, pemerintahan, korupsi, dan fenomena viral nasional. Dapatkan update terbaru tentang Prabowo, Gibran Rakabuming, Purbaya, dan tokoh politik lainnya. Kami hadirkan talkshow politik, podcast berita, analisis mendalam, dan liputan eksklusif dari Lampung hingga nasional. Subscribe untuk berita viral dan trending topic setiap hari.
URL Channel
https://www.youtube.com/channel/UC3APNnaEmws76U7c6HC-DZg
Lampung Post Update
https://s.id/lampungpostupdate
Lampost.co
https://www.lampost.co/
Harian Umum Lampung Post
https://www.instagram.com/lampost.co/
Twitter Lampost.co
https://twitter.com/lampostco
#CyberSecurity #KriminalitasSiber #DatabaseNegara #KeamananData2026 #HukumSiber
Sebuah insiden pelanggaran keamanan siber yang mengejutkan terjadi pada pertengahan Mei 2026. Dua orang karyawan yang merupakan kakak beradik nekat melakukan aksi sabotase digital dengan menghapus pangkalan data (database) penting milik instansi negara tak lama setelah mereka menerima surat pemutusan hubungan kerja (PHK) dari perusahaan tempat mereka bekerja.
Perusahaan yang mempekerjakan mereka diketahui merupakan mitra penyedia layanan teknologi informasi (IT vendor) yang mengelola infrastruktur digital sensitif milik pemerintah. Merasa sakit hati dan kecewa atas keputusan pemecatan sepihak tersebut, kedua pelaku memanfaatkan hak akses administrator (privilege access) yang belum sempat dicabut oleh tim IT internal perusahaan. Hanya dalam hitungan menit setelah dipecat, mereka melakukan penghapusan massal data-data krusial negara yang ada di dalam server.
Aksi nekat ini langsung berdampak pada lumpuhnya sejumlah layanan publik yang bergantung pada database tersebut. Beruntung, tim forensik digital dan otoritas keamanan siber negara segera turun tangan untuk melakukan mitigasi, mengisolasi jaringan, serta mengupayakan proses pemulihan data (data recovery) melalui salinan cadangan (backup system) yang tersedia.
Kedua pelaku kini telah ditangkap oleh pihak kepolisian dan terancam hukuman penjara yang sangat berat. Kasus ini menjadi alarm keras bagi banyak perusahaan dan instansi pemerintah mengenai pentingnya penerapan prosedur offboarding karyawan yang ketat, termasuk pencabutan akses digital secara instan (revocation of access privileges) sesaat setelah pemecatan diumumkan guna mencegah aksi balas dendam yang merugikan hajat hidup orang banyak.
Meskipun agenda pertemuan bilateral tetap berjalan untuk membahas isu-isu krusial seperti stabilitas ekonomi dan keamanan kawasan, insiden penyambutan ini telanjur menjadi sorotan tajam media internasional. Narasi kekecewaan ini mempertegas bahwa di balik meja perundingan yang tampak rapi, hubungan psikologis dan diplomasi simbolis antara kedua negara adidaya tersebut masih dipenuhi oleh rasa saling tidak percaya yang mendalam.
Lampung Post Update - Channel berita terkini dan breaking news seputar politik Indonesia, pemerintahan, korupsi, dan fenomena viral nasional. Dapatkan update terbaru tentang Prabowo, Gibran Rakabuming, Purbaya, dan tokoh politik lainnya. Kami hadirkan talkshow politik, podcast berita, analisis mendalam, dan liputan eksklusif dari Lampung hingga nasional. Subscribe untuk berita viral dan trending topic setiap hari.
URL Channel
https://www.youtube.com/channel/UC3APNnaEmws76U7c6HC-DZg
Lampung Post Update
https://s.id/lampungpostupdate
Lampost.co
https://www.lampost.co/
Harian Umum Lampung Post
https://www.instagram.com/lampost.co/
Twitter Lampost.co
https://twitter.com/lampostco
- Category
- Cybersecurity
- Tags
- berita viral, breaking news, berita terkini

Comments